Unusra Kendari, Kampus Baru yang Terus Berbenah

Pembukaan Universitas NU Sulawesi Tenggara (Unusra) yang membina sebanyak 10 program studi (prodi) mulai dioperasikan tahun 2015 lalu.  Sebagai kampus baru, Unusra terus berbenah. Hal itu dikatakan Rektor Unusra Kendari, Prof Dr H Nasruddin Suyuti, M.Si kepada media, Rabu, (31/5/2017).

Dijelaskan, program studi yang dibina semua berstrata satu (S1). Prodi itu yakni Ilmu Hukum di Fakultas Hukum, Budidaya Perikanan di Fakultas Perikanan, dan Sosial Ekonomi Pertanian pada Fakultas Pertanian.

Pada  Fakultas Teknik ada tiga program studi yakni Teknik Sipil, Arsitektur, dan Teknik Informatika. Lalu ada program studi Ilmu Komunikasi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip).

Selanjutnya pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), ada dua program studi yakni Penjaskesrek, serta program studi Biologi pada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.

“Mengingat kampus masih baru dan proses pembenahan pada semua segi, maka sumber daya dosen yang dimiliki sebanyak 60 orang, baru sekitar 25 persen yang memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN),” kata Prof Dr H Nasruddin Suyuti, M.Si, Rektor Unusra, yang juga mantan Ketua Wilayah NU Sultra ini.

Selaku kampus baru, langkah taktis yang ditempu dengan memperkuat sosialisasi ke tengah masyarakat. Safari ke SLTA di wilayah Sultra, publikasi dan promosi lewat media massa dan media sosial. Selain itu jaringan organisasi NU yang menyebar di seluruh pelosok Sultra juga menjadi media ampuh memperkenalkan kampus baru ini.

Rencana panitia penerimaan maba tahun akademik 2017, menargetkan menampung sebanyak 500 mahasiswa untuk 10 prodi itu. Soal biaya studi, Unusra tidak membebani mahasiswa dengan SPP tinggi. Biaya tiap semester bagi mahasiswa reguler hanya dibebani SPP sebesar Rp.750 ribu, bagi mahasiswa ekstensi hanya Rp.1 juta per semester. (*)